MINGGON KECAMATAN CIOMAS DAN ADVOKASI KESEHATAN

Jumat, Desember 14th 2018. | kesehatan, pemerintahan

Suryabogor.com ,-Baru lalu, bertempat di Aula Kantor Desa Sukaharja Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor berlangsung kegiatan Minggon Tingkat Kecamatan Ciomas sekaligus Advokasi Kesehatan.

Hadiri dalam kesempatan tersebut Camat Ciomas Sutisna, Kapolsek Ciomas, Danrami 2120/Ciomas, para Kades se Kec. Ciomas, MUI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPM, BKM, Para Kader Pos Yandu, Kepala Puskesmas Ciapus dan lainnya. Camat Ciomas Sutisna mengatakan, kegiatan minggon ini rutin dilaksanakan dalam rangka memonitoring beragam kegiatan desa dan hasil kegiatannya, juga mendampingi Kepala Desa dalam beragam pelaksanaan pembangunan dan dalam pelaksanaannya kami bersinergi dengan Polsek Ciomas dan Koramil 2120/Ciomas.

Senada disampaikan Danramil 2120/Ciomas Mayor Inf. HN. Alamsyah bahwa Koramil Ciomas bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Ciomas dan Polsek Ciomas dalam rangka memantau dan mendampingi para kades dalam melaksanakan prmbangunan diwilayahnya. Juga keberadaan kami tentunya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan lingkungan diwilayah Kecamatan Ciomas. Sementara Kompol Drs. Roni Mardiatun Kapolsek Ciomas menuturkan pelaksanaan minggon ini guna merangkul warga masyarakat Ciomas dalam mewujudkan Ciomas Termaju menjadi tanggung jawab bersama.

Dalam kesempatan in UPT Pajak menyampaikan terkait perolehan Pajak di Desa Sukaharja prosentasenya masih sangat kecil.

Oleh karenanya Kades Sukaharja Mahmud dengan sigap merespon dan menanggapi bahwa dirinya akan berupaya seoprimal mungkin dan berjanji akan menuntaskan dan menaikan perolehan Pajak diwilayah kerjanya.

Dalam kegiatan Minggon ini sekaligus diadakan Advokasi Kesehatan oleh Kepala Puskesmas Ciapus dr. Meiliana, tujuan dari Advokasi Kesehatan ini agar pemangku kebijakan tau masing-masing dan dapat memecahkan masalah kesehatan diwilayahnya.

“Kita sedang melaksanakan pendataan dan di disini Desa Sukaharja terdata dimana sebagian penduduknya tidak memiliki jamban dan kegiatan MCK masih dilakukan di kali atau sungai, kemudian juga Sampah yang belum tertangani dengan baik juga banyak warganya yang belum mempunyai JKN KIS.

Jadi maksudnya semua pemangku kebijakan disini mulai dari rt/rwnya, kader-kadernya juga kepala desanya untuk selalu mengingatkan warganya karena itu bukanlah tugas Puskesmas saja. dr. Meiliana pun menekankan terkait JKN KIS atau BPJS bagi yang sudah memiliki tapi masih ada tunggakan segeralah untuk diselesaikan jangan menunggu kita sakit dulu. BPJS nya tidak aktif karena belum bayar merasa belum mau dipakai, bila tiba-tiba sakit tentu ini menjadi kendala karena BPJSnya tidak aktif.

Sekali lagi saya mohon para kader untuk memastikan warganya terkait BPJS, khususnya BPJS Mandiri supaya rutin iurannya agar kartunya berfungsi dan dapat digunakan untuk keperluan kesehatan,”pungkas Meiliana.

(Sud/,ed)

Related For MINGGON KECAMATAN CIOMAS DAN ADVOKASI KESEHATAN