Program Kemenpora Melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemuda Berbasis Iptek dan Imtak 2017

Selasa, Agustus 1st 2017. | Pendidikan

Screenshot_2017-08-01-16-34-12-1ogor: Deputi 1 Kemenpora Prof. Dr. Faisal Abdullah membuka acara Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemuda Berbasis Iptek dan Imtak 2017 di Grand Mulya Bogor Resort & Convention Hotel, Bogor, Selasa (25/7) siang.
Menurutnya, meningkatkan kompetensi Iptek dan Imtak pemuda sangat penting dimana Indonesia saat ini sedang bersiap menghadapi bonus demografi. Bonus demografi memiliki 2 sisi dimana satu sisi adalah peluang dan satu sisi lagi adalah ancaman. Jika berhasil memanfaatkan bonus demografi maka akan mendatangkan keberkahan namun jika sebaliknya maka akan mendatangkan bencana. Hal ini menunjukkan peran pemuda sangat penting dan harus menjadi pemuda yang memiliki kualitas imtak dan iptek yang mumpuni.
Bapak B. J. Habibie Mantan Presiden RI pernah berkata, “Sumber daya manusia yang mempunyai iman dan taqwa harus serentak menguasai, mendalami, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek),” Kemudian beliau melanjutkan, “Seseorang tidak cukup beragama atau berbudaya saja, karena hanya akan menjadi orang yang baik. Sebaliknya, tidak cukup pula seseorang mendalami ilmu pengetahuan saja, karena hanya akan menjadikannya sosok yang menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan,” katanya.

Screenshot_2017-08-01-16-34-19-1Pelatihan ini diikuti oleh 78 pemuda yang telah tersekelsi dari 34 provinsi. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 25-28 Juli 2017. Tujuan dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kapasitas peserta di bidang technopreneurship berbasis IMTAK serta menyediakan tenaga role model / pemuda pendamping untuk pemberdayaan masyarakat di desa. Lokasi desa terutama di 40 desa percontohan dan 14 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Pada Hari ketiga (27/7/2017) peserta mengikuti kegiatan pelatihan di gedung Auditorium Andi Hakim Nasution, Institut Pertanian Bogor dilanjut dengan kunjungan lapang ke Desa Cibanteng dan Benteng Kecamatan Ciampea yang didampingi oleh tim AgriSocio, sebuah social enterprise rintisan Alfi Irfan, Pemuda Pelopor tingkat Nasional 2016. Peserta mendapatkan role model tentang kegiatan bebasis entrepreneurship yang melibatkan masyarakat secara positif. Dari kunjungan ke desa tersebut peserta merasakan rasanya memanen tanaman hortikultura dan berinteraksi langsung dengan warga desa yang telah mendapat binaan dari Agrisocio.

CEO Agrisocio, Alfi Irfan memberikan beberapa pengalaman selama mendirikan Agrisocio dan tips agar bisnis dapat terus berkembang. Alfi menjelaskan bahwa relasi adalah sebuah investasi untuk mengembangkan bisnis dan kegiatan ini merupakan media untuk memperluas relasi pemuda yang menjadi peserta pelatihan. Harapan Alfi dari kegiatan ini adalah peserta mampu mengembangkan konsep Agrisocio di daerah masing masing.
Pada kunjungan lapang ke Desa Cibanteng peserta melihat kegiatan produksi pembuatan produk produk agrisocio diantaranya Indorempah dan Kingchips, memanen beberapa tanaman hortikultura diantaranya buncis, kangkung, pare, kacang edamame yang diberikan kepada ibu ibu di desa serta beriteraksi dengan warga desa yang juga menjadi mitra Agrisocio. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Desa Cibanteng Pak Darwin yang menyambut posistif kegiatan ini.

Screenshot_2017-08-01-16-34-25-1Selanjutnya perserta diperlihatkan peternakan lele sistem bioflok lalu memberikan hasil panen tadi kepada ibu ibu di desa dan diakhiri dengan acara makan bersama di Desa Benteng. Kegiatan di Desa Benteng juga dihadiri pak Kades H. Faka Haruka yang memberikan semangat kepada pemuda agar terus mengaplikasikan ide nya di desa walaupun kepala desanya tidak mendukung. Beliau juga memberikan tips bagaimana menghadapi kepala desa yang tidak mau menyisihkan dana desa untuk kegiatan pemuda yang positif bahkan hanya sekedar mendengarkan ide dari pemuda juga sulit.

Related For Program Kemenpora Melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemuda Berbasis Iptek dan Imtak 2017