sanggar mayang arum turut meriahkan ” Bogor Street Festival 18″

Sabtu, Maret 3rd 2018. | Berita hangat, budaya

suryabogor- budaya tradisional cap gomeh yang di selenggarakan oleh umat beragama konghucu (China) yakni Bogor Street Festival CGM ’18 telah berlangsung meriah meskipun di guyur hujan, masyarakat Bogor hingga para tamu dari luar pun tetap antusias menyaksikan hiburan setahun sekali ini dan tetap diselimuti suasana kehangtan dari acara CGM.

Begitu banyaknya yang menonton acara ini yang diperkirakan hingga ratusan mungkin ribuan penonton yang ada di lokasi jalan sukasari bertempat di plaza Harmoni YAMAHA menyaksikan aksi kebolehannya
“Sanggar Mayang Arum”.

Sanggar Mayang Arum sendiri berdiri sejak tahun 2000 hingga kini dan tetap menjaga konsistensinya untuk melestarikan kebudayaan sunda lewat berbagai tari sunda dan tari-tarian lainnya, bahkan anak remaja sangat menyukai tarian tersebut pungkas bapak Gian selaku pimpinan umum sanggar tersebut.

lebih lanjut beliau menjelaskan ” terkait adanya cap gomeh “18 ini kami turut apresiasi sehingga kami dapat mempersembahkan berbagai tarian -tarian sundais seperti ” tari ronggeng nyentrik”.

Adapun persembahan kami lain nya seperti tarian ronggeng nyentrik, tari wangsit Siliwangi, dan tari wangsit yang dibawakan anak-anak berusia muda dan usia belasan tahun dan dapat sukses dalam unjuk kebolehannya dengan baik sekali, hasil didik Bapak Gian yang sudah mampu menghasilkan begitu banyak generasi muda untuk menjadi pelaku seni di dalam pembinaan nya, khususnya pada tarian khas sunda.

salah satu pengunjung sangat terpukau dengan kreasi tarian khas sunda jabar yang dibawakan anak-anak sanggar mayang arum.
Yaitu Tuti (35) mengatakan” sangat hebat, saya merasa puas dengan penampilan anak-anak seni dari sanggar mayang arum ini, tidak menyangka anak seusia dini tersebut dapat berkreasi dan berprestasi dalam tarian, saya suka dan membuat saya salut pada mereka dengan gerakan yang lentur Pungkasnya saat ditemui suryabogor. (2 maret/2018).

masih ditempat dan waktu yang sama Bapak Gian berharap kepada pemerintah kota Bogor untuk tetap turut dan selalu meningkatkan seni budaya ini dengan melakukan pembinaan kepada sumber daya manusianya, dan tetap memperhatikan setiap kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dalam meningkatkan dan mengembangkan budaya seni ini, sehingga dapat menjadikan minat anak usia dini untuk lebih menanamkan cinta dalam seni dan budaya terutama dalam bidang seni budaya tari tarian.
(Roby)

Related For sanggar mayang arum turut meriahkan ” Bogor Street Festival 18″